>Hanya Terdiam

>

Terduduk ku disini ..
Menikmati angin angin yang menyapa halus
Menyaksikan matahari terbenam bisu tanpa suara
Melambaikan tanganku pada burung burung terbang pulang ketika senja

Terbayang kisah yang telah sampai pada akhirnya
Dan ku terdiam ..
Tak tahu harus berkata apa
Tak tahu hendak bergumam apa
Hanya pilu yang tertahan perlahan dan berharap kembali pergi
sesudahnya

Dan ku menghela nafas … panjang
Mencoba melepas penat dan sesak nan tak berkesudahan
Mencoba membuang jauh .. kelu yang kian menari tanpa henti
Mencoba tetap tersenyum dalam simpul simpul lesung pipiku

Dan ku menatap matahari
Yang kini tenggelam sudah tanpa mengucap salam terakhir
Yang hilang tanpa bekas juga warna warna kesaksian
Yang tergantikan oleh gelap gelap membuta dan menghanyutkan

Selamat tinggal kesedihan ..
Ku ingin mengirimmu terbang mencari cinta yang hilang
Dan biarkan ku bersama pencarianku kini

Advertisements

>Letih…..!!!!!

>Letih… Ku berdiri di tengah terik mentari, semenjak semangatku beranjak pergi entah meninggalkan aku atau ku buang dipersimpangan jalan kehidupan.

Letih… kenapa raga ini belum juga mati, sehingga jiwa ini terus meminta tuk beranjak pergi, menghakiri cerita hidup ini.

Aku pernah mencoba berlari meninggalkan kehidupan ini dengan menantang maut tapi kenapa sampai sekarang jiwa ini tak pernah meninggalkan raga ni.

Aku masih disini… Masih ada namun sebait kata pun tak pernah sempat ku buat, setiap hari ku hanya bisa bergelut dalam hati yang semakin terkikis.

Besok mungkin tak dapat ku ulang waktu lagi, mengulang waktu tuk curahkan hati dalam bentuk puisi dalam notes ini.

Nyataku tak pernah sempat tuk berbenah dalam kecamuk resah, gejolak perasaan selalu gelisah dalam ketidak pastian kenyataan yg aku dapat dari secarik kertas dari diagknosa.

Hingga sekali lagi di pagi ini kerinduan akan puisi menjadi curahan hati untuk mengisi hidup ini yang mungkin sebentar lagi akan terakhiri.

Entah sanggupkah aku tuk menghadap ILAHI atau aku enggan tuk beranjak pergi tuk mengakhiri cerita hidup bak panggung sandiwara ini.

Aku letih… letih dengan bayang yang ku lihat dalam cermin kehidupanku yang menceritakan bahwa hidupku akan berakhir sebentar lagi dari selembar diagknosa dokter.

>Hanya Tinggal Sejarah

>Share

Puas aku fikirkan masih dalam samaran ingatan
Apakah semuanya tanpa penjelasannya dan tanpa kata
Telah aku korbankan semuanya hanya untuk dirimu seorang
Kesetiaanku tak kau hargai, betapa sedihnya hati ini
Kini tiba masanya waktu aku mengatur langkah
Biarlah semuanya kita tinggal dan hanyalah tinggal sejarah
Masih ku ingat dan terkenang ku cintainya dan menyayangnya
Terlalu banyak aku memendam rasa
Selamat tinggal kasih, selamat tinggal sayang
Tak ingin ku ingat lagi sejarah kita bersama dulu
Luka di hati ini masih terasa memerah sayang
Ku rela seandainya hati ini tetap terluka
Rindu ini mungkin masih bertamu dalam lubuk hati
Bagai mungkin cinta kita akan bersatu
Bila tak pernah ada perasaan kau cinta kepadaku
Kini akhirnya kau memilih dia yang pantas menjadi kekasihmu
Mungkin kita takan bersama bila hatimu tak mencintaiku
Sampai kapankah kau akan bersandiwara bila kau mencintainya

By : An-Dhre / Anak Rantau

>Adakah Kau Mencintaiku

>Share

beribu hari ku lalui bersama mu….
namun kau tak pernah peduli kan hadirku….
berjuta masa ku menemani raga mu…
namun bathinmu tak pernah ingin kan ku…

hingga ambang batas rasa cintaku….
ku langkahkan kaki menjauhi mu….
namun tetap tak kau relakan….
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???

cinta atau kah sebatas keinginan dan ke egoisan???

ku terdiam sejenak tuk memutuskan…
namun cinta ku pada mu tetap berkobar…
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekat mu…

hari pun silih berganti…
namun kau tetap seperti yang dulu…
acuh dan tak peduli pada cintaku…

dan hingga batas waktu ini…
slalu dan kan slalu kUpertanyakan…
ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU

>Keputusan Terakhir

>Share

Telah engkau putuskan untuk menghakhiri cinta ini meskipun mungkin terasa berat tuk melepasmu dari hidupku.

Mungkin inilah jalan terbaik untuk dirimu dan diriku, walaupun tergores luka di jntng hatiku krn khilangamu.

Aku tlah mencoba mengerti kamu tp kamu blm bs mengerti aku… Aku sllu sayang kpadamu tp kamu blm bs syngi aku.

Mungkin kau tak bisa terus brsamaku krn sifatku yg pencemburu, yang kaku, yg tak bs pahami akan dirimu.

Aku akan sllu menyayangi kamu meski kau tak menyayangi aku… Aku takan memcenci kamu meski kamu mungkin membenci aku.

By : An-Dhre

>Mengalah Untuk Dia

>Share

Aku lelah menerima kau mendua…
Lebih baik aku mundur saja, menalah untuk dia…
Aku tak bisa lama-lama menunggu, sungguh aku tak bisa tunggu kau putus dengannya lebih baik aku putuskan saja aku menalah dan putuskan aku mundur saja…
Aku mengalah.. Aku doakan semoga kau bahagia bersama dia….
Aku ikhlaskan kau bersama dia dan aku akan menyimpan kenanganmu di hatiku selamanya…

Aku mengalah dan aku doakan semoga kau bahagia kau bersama dia…
Aku ikhlaskan kau bersama dia meski hatiku perih menerima kenyataan bahwa kau lebih memilih dia…
Aku akan menyimpan kenangan bersamamu di hatiku untuk selamanya….
Aku leleh dan sakit dan sakit lagi.. karena aku tak bisa menunggu kau denganya…

Aku berharap kau mengrti sikapku ini karena aku tak mau lebih sakit dan sakit lagi…
Aku berharap kau bisa bahagia dengan dia karena aku ihklaskan kau bersama dia…
Aku berharap kau juga menyimpan kenangan bersamaku walau cuma sepintas…
Aku berharap ku bisa mendapat pengganti dirimu meski tak seprti dirimu…

By : Choky Lethoy

About Me

My Tweets