>Cacing Raksasa

>Share

SUBHANALLAH…….!!!!
Hanya kata puja dan puji kehadirat ALLAH.swt yg telah menciptakan alam semesta beserta isinya..

Inilah salah satu bukti kekuasaan ALLAH.swt yg dgn kuasanya dapat menciptakan makluk diluar akal logika kita yg hanya manusia biasa.
Telah kita liat sendiri seekor cacing raksasa yg ukurannya melebihi cacing umumnya.
Menurut para ilmumwan yg meneliti cacing ini telah mengalami evolusi berjuta tahun lamanya di sebabkan tempat kroni hidupnya mengandung radio aktf..

Advertisements

>Bintang Cinta Kehidupan

>

Share

Berdosakah aku bila mencintaimu, menyayangimu, menginginkanmu menjadi pendamping hidupku tak peduli apa kata dunia..

Aku ingin menjadi diri sendiri yg sllu mencintai menyayangi dgn hati bukan karna nafsu sesaat yg mereka kira..

Bintang cinta kehidupan yang memepertemukan kita, menyatukan hati kita dari cinta yg terlarang..

peluklah aku dan jangan menyerah karna mereka bukan hakim kita yg melarang cinta kita untuk sllu bersama..

By : Anak Rantau

>Fajar Sunyi Hariku

>Share

Aku menatap waktu yg terus berputar menggelayut hariku, dlm sunyi sepi tanpa sang kekasih disisi..

Aku membutuhkan sinar fajar yg pancarkan sinar hangatnya dikala dinginya pagi yg merasuk hingga sendi..

Mendung.. Kenapa kau sllu membayangi hariku yg penuh dgn duka dan luka seakan kau enggan beranjak..

Fajar.. Akankah aku dapat menikmati sinar hangatmu dikala aku membutuhkan kehangatan cinta sang kekasih yg tlah pergi..

By : Anak Rantau

>Rasa Hati yang Sepi

>Share

Kala senja ku termenung, terdiam, merenung memandang lembayung senja yg berwarna kuning keemasan di peraduan lembayung..

Hanya alam yg menjadi teman hati nie saat gundah, saat resah, saat sedih krn hati ini mungkin sudah terbiasa tanpamu..

Tak ada lagi malaikat hati yg mengisi hati ini, tak ada lagi teman tuk berbagi lagi dlm hidup ini krn ia tlah pergi menjauh..

Ku coba tegar dlm kenyataan yg penuh fatamorgana, yg penuh dgn kepalsuan dlm maya yg membuat ak menjadi lebih dewasa..

By : Anak Rantau

>Pagi Ku yg Dingin

>Share

Munkinkah esok ku dapat menghirup udara pagi
yang dingin berselimut kabut bergelimang embun.

Munkinkah esok ku dapat melihat mentari pagi
yang berwarna kuning jingga keemasan di ufuk
timur.

Sebab badan ini menanggung lara yg tak bertabib,
menanggung duka yg tak berujung dalam gamang.

Dipagi ini aku hanya diam tertegun tanpa kata,
tertegur memandang keindahan ciptaan ilahi
robbi.

Ketika kasih Cinta tak lagi mampu membasahi
relung hati yg gersang penuh debu oleh kemarau
duka yg membuat lara.

Ketika tubuh yg kurus ini tak dapat lagi berjalan
dalam badai luka, diri ini mencari tempat untuk
berteduh.

Hanya alam yg menemaniku berbicara pada hujan,
hanya alam yg mampu membuat aku bertahan
dalam pahit kehidupan.

Ku menunggu di persimpangan jalan, menanti
putri yg mau menemaniku dan berbagi dalam suka
dan duka.

Next Newer Entries

About Me

My Tweets